Erlangga tiba-tiba datang dan langsung ikut bicara. Elena dan Eijaz yang tengah serius terkejut dengan kehadiran Erlangga dan menoleh bersamaan. "Erlangga," ucap Elena dan Eijaz beramaan. "Kenapa ekspresi klian begitu? Apa kalian terkejut dengan kehadiranku?" tanya Erlangga sambil mendekat ke arah Elena dan Eijaz dan menarik kursi di samping Eijaz dan duduk berhadapan dengan Elena. "Tentu saja kami terkejut. Kau tiba-tiba datang dan bersuara seperti itu," ucap Elena sedikit kesal. "Kalian terkejut karena sedang serius membicarakan Damian, bukan? Apa aku melewatkan sesuatu?" cecar Erlangga sambil menatap tajam ke arah Eijaz dan Elena bergantian "Iya, kami memang sedang membicarakan Damian. Kenapa? Apa kau cemburu, Erl?" ucap dan tanya Eijaz dengan tatapan tajam ke arah Erlangga. "Menu

