Bab. 24 Jujur

1848 Kata

Laura kemudian menceritakan jika tadi ketika berenang kakinya kram di tengah kolam karena tidak melakukan pemanasan. Lalu ditolong oleh Genta, sehingga dirinya tidak tenggelam. Meta yang mendengar itu hanya bisa mengelus d**a dan merasa bersyukur putrinya tidak apa-apa. "Begitulah ceritanya, Mami jangan marah ya!" ujar Laura yang dijawab anggukan oleh Meta. "Mami tidak marah sayang, tetapi lain kali kamu jangan berenang sendiri lagi. Minimal ada asisten yang menemani, untung tadi ada Genta coba kalau tidak," sahut Meta dengan cemasnya. "Ya sudah ganti baju sana, terus kita makan siang!" Laura tampak mengangguk dan lega karena Meta mempercayainya. Memang cerita gadis itu benar adanya, tetapi bukan hal itu yang ditakutkan. Setelah mengganti pakaiannya, Laura bergegas ke luar dari kamar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN