Mencintai-Nya

2532 Kata

Semalaman mereka hanya menatap pantai dari balik jendela hotel. Salju turun lagi dan suhu semakin dingin. Mana berani keluar? Pagi-pagi sekali mereka kembali ke bandara. Penerbangan hampir ditunda karena cuaca. Tapi akhirnya mereka bisa kembali ke Seoul dengan aman. Karena cuaca yangs sepertinya tidak begitu bersahabat, mereka memilih untuk istirahat saja. Chayra sempat tidur sebentar lalu kembali sibuk di depan laptop. Begitu pula dengan Bastian. Upik terkena sindrom kebingungan. Ia memang sudah lama menganggur tapi tinggal bersama kakaknya maupun orangtuanya, setidaknya akan selalu ada pekerjaan untuk dilakukan. Lah ini? Boro-boro. Akhirnya ikut pulas di sebelah Nabila. Ammar malah sibuk melamun sembari menatap ke arah balkon. Ia tentu saja tak nongkrong di balkon karena bisa beku saki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN