Akhir Perjalanan

1417 Kata

Ya, Nabila masih syok sebetulnya. Benar-benar kaget. Like mother like daughter. Ia agak marah. Tapi hal itu sudah berlalu dan tak bisa diulang lagi. Shadiq merangkul bahunya tapi baru sebentar saja..... "EHEM!" Andrea sengaja berdeham keras. Hal yang mengundang kekehan milik teman-teman Nabila. Sedangkan Shadiq menarik tangannya dari sana lalu menggaruk-garuk tengkuk. Haaah. Sumpah tangannya nakal tadi, lupa kalau ada penjaganya. Hahaha. "Untuk anak dan cucu saya," tutur lelaki itu begitu muncul. Ia membawa dua kerudung. Lelaki ini hidup bersama istrinya. Ya tentu saja sudah punya istri. Meski tak punya anak karena ia pun menikah diusia yang sudah cukup tua. Dulu, ia tak tahu kalau Omanya Nabila hamil ketika ia dan keluarganya pergi. Dari Bogor mereka ke Bandung lalu ke Belanda. Set

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN