Cappadocia Tanpa Chayra

2999 Kata

"Jadi berangkat?" Ammar mengangguk. Mereka mendapat kabar dari salah satu operator yang balon udaranya akan mereka sewa. Harga sewa balon udara per satu setengah jam untuk mereka berempat tentu saja sama dengan mereka berenam, tambah Chayra dan Adamas kalau mereka jadi ikut. Harusnya kan memang begitu. Tapi berhubung sudah dipesan beberapa hari sebelumnya dengan tambahan Adamas, harganya tetap sama. Karena mereka menyewa satu balon udara. Sengaja hanya berisi beberapa orang karena mereka hanya ingin lebih leluasa menikmatinya. "Besok sebelum Subuh udah harus bangun. Kita dijemput jam lima teng!" Mereka mengangguk. Berhubung Ammar dan Bastian berpisah kamar dengan Upik dan Nabila, iya lah. Masa iya satu kamar? Hihihi. Ammar hanya was-was dengan kedua gadis itu. Takut bablas kan? Apal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN