Hanyalah Titipan

2536 Kata

"Makan mulu!" Upik hanya nyengir saja. Setidaknya nafsu makannya yang hilang karena permasalahan di Sydney, perlahan kembali. Entah apa kabar Chandra, semoga lelaki itu baik-baik saja. Hanya itu yang bisa ia doakan. Setelah hampir tujuh jam perjalanan, mereka akhirnya transit di Hongkong. Hanya transit selama 1,5 jam di Hongkong tapi Upik tetap mengotot untuk makan dulu. Mau tak mau, teman-temannya menuruti keinginannya. Berhubung ini orang baru patah hati ya, mereka mana berani menolak? Jadi lah mereka duduk di salah satu restoran. Nabila tak berhenti melihat jam karena takut tertinggal pesawat. "Biil, hape tuh," tutur Chayra yang tersenyum simpul melihat Nabila mendesis. Papanya begitu bawel. Tak berhenti menghubungi. Takut sekali anaknya kenapa-napa di sepanjang perjalanan ini. Bahk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN