Jika orang lain bisa menghadirkan kebingungan hati Maka seorang kekasih harus lebih lihai menciptakan kenyamanan dan kepercayaan hati... *** Suasana masih sangat hening antara Abrar dan Disya. Sepanjang perjalanan keduanya diam dengan pikiran masing-masing. Dalam hati Disya bertanya-tanya apa gerangan yang membuat Abrar sediam sekarang. Sangat berbeda dari hari-hari biasanya. Ia makin cemas, bika sampai yang dikatakan Adit mengenai ancaman Abrar itu benar adanya. Bagaimana bisa ia menikah dengan pria yang mendapatkan hatinya dengan cara kotor seperti itu. Disya sedih, juga kecewa. Masih membayang dalam benaknya setiap keterangan yang dilontarkan sang mantan kekasih padanya. Di sisi lain, Abrar memilih bungkam bukan atas dasar rasa bersalah. Ia menunggu kendaraan berhenti lebih dulu. D

