"Kau tunggu di luar. Kalau aku meneleponmu, kau masuklah dengan kartu ini dan cari aku di kamar yang terletak di samping dapur. Gunakan kunci ini untuk membukanya jika terkunci," kata Anna sambil memberikan kunci dan kartu masuk apartemennya. "Bukankah kau terlalu berlebihan? Kau hanya pergi untuk mengambil barang-barangmu, memangnya apa yang akan terjadi?" tanya Junero dengan wajah sedikit kesal. Perempuan itu menggedor pintu kamarnya pagi hari di akhir pekan seperti ini hanya untuk mengantarnya mengambil pakaiannya di apartemen lamanya. Padahal Junero sangat lelah karena bekerja setiap hari dan hanya ingin tidur di hari liburnya. Bukan menuruti permintaan perempuan aneh yang bertingkah berlebihan di depannya ini. "Kau tidak akan tahu apa yang akan dilakukan ibuku. Dia pasti tidak akan

