114. Resmi Bercerai

1010 Kata

Satu bulan berlalu begitu cepat. Semenjak kejadian pagi itu, di mana Restu memilih mengabaikan Gladis, wanita itu pergi dari rumah. Kasihan juga aku padanya karena mungkin saja Gladis merasa tak ada lagi kesempatan untuknya berada di samping Restu mengingat bagaimana perlakuan Restu padanya. Aku sempat menegur Restu agar meminta maaf pada keluarga Gladis dan membicarakan mengenai rencana perceraian itu. Beruntungnya Restu mau dan mengikuti apa saranku. Kedua orang tua Gladis juga tak bisa memaksa Restu untuk tetap bertahan menjadi suami putrinya. Yang dinamakan jodoh memang tak bisa dipaksakan. Dan seolah semua dipermudah. Aku pun tidak pernah menyangka jika Gladis pada akhirnya menyerah. Tidak mempersulit proses perceraian mereka berdua. Tidak banyak bicara atau pun menuntut segala macam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN