Alana menghela nafas pasrah saat beberapa pelayannya mulai berdatangan dengan bermacam-macam model gaun di tangannya. Sebenarnya Alana heran, kenapa ayahnya itu sangat menginginkan kehadirannya di jamuan makan malam ini, bukankah kedatangannya tidak lah terlalu penting di sana. Mengingat ia hanya boneka pengganti nya. Terlebih lagi semua pakaian dan barang-barang ini, benar-benar terlihat berlebihan. "Sudahlah tolong tinggalkan aku sendiri, masalah baju aku akan memilihnya sendiri. Jadi kalian bisa pergi sekarang," ucap Alana sambil mengangkat tangannya tanda mengusir. Alana mengehela nafas gusar, ia sangat lelah dengan semua ini. Kehidupan normal yang sempat ia harapkan harus hancur kembali karena ini semua, satu tahun setengah ia berhasil menjalani hidup tanpa semua peraturan ayahnya

