Chapter 38: Enemy or ally?

1415 Kata

New York, Amerika Serikat Sinar matahari yang masuk melalui cela jendela kamar membuat sang pemilik kamar mengerang sambil memegangi kepalanya yang terasa berat, terganggu dari tidur singkatnya. Baru sekitar jam tiga pagi Liam bisa me-mejamkan matanya setelah menghabiskan banyak botol alkohol untuk membantunya tidur, tampak banyak guratan lelah di wajah Liam seolah pria itu sudah tidak beristirahat selama berhari-hari.  Sudah hampir satu minggu lebih sejak ia meninggalkan Alana di rumah sakit membuat Liam merasa di penuhi rasa khawatir akan wanita bermata coklat terang itu. Tidak ada satupun kontak yang bisa ia hibungi, termasuk ponsel Alana. Walaupun Liam memang sengaja tidak menghubungi Alana beberapa hari sejak kepulangannya tapi ternyata sejak beberapa hari yang lalu saat Liam memut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN