"Mas Aksa, Mbak Khayra, ada apa ini?" Sayyi tersadar dari gemingnya. Tambah dibuat heran dengan polah Aksa dan Khayra. "Assalamualaikum ..." Suara salam terdengar menggema dari luar saat Aksa akan bangkit hampiri Sayyi. "Wa'alaikumussalam," serentak menjawab salam. Tamu yang datang ada banyak, dua belas orang. Adnan bangkit dan mencium punggung tangan sepasang suami-istri-setengah tua--yang ternyata adalah kedua orangtua lelaki itu. Sayyi makin menganga dihadapkan pada situasi secara tiba-tiba begini. "Sayyidatina, masih ingat sama ibu, Nak?" Sapaan lembut menggema dari bibir ibunya Adnan. Sayyi mengangguk. "Ibu apakabar?" Tanya balik Sayyi. Saking syoknya sampai seperti orang kebingungan. Rombongan yang datang bersamaan dengan orangtua Adnan sudah mengambil tempat duduk di karpe

