Bab| 30

1034 Kata

Rasa hancur masih begitu melekat di deritanya, tak pernah berhenti hatinya menyesal dengan segala apa yang terjadi . "pulanglah Kel , aku masih belum bisa menerima wanita lain di hatiku " Earnest menatap Kelly lekat-lekat di hadapannya. "Earnest , aku kesini untuk menghibur mu" tanganya mencoba membelai wajahnya. "Aku bilang pulang lah " menepis tangan gadis itu menjauh dari wajahnya. Kelly sudah bosan karena hampir 3 jam ia disini namun kehadirannya tak pernah di hargai oleh Earnest. "Kau tidak mengantar wanita di depanmu ini ?" Tanganya bersendekap d**a merasa kesal . "Pulanglah sendiri , ini untukmu " meletakan beberapa lembar uang untuk biaya taksi . Earnest pun melangkah ke kamarnya , tempat yang menjadi lamunan nya ber jam-jam, ia rindu sosok istrinya , berfikir bahwa hadirny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN