Tepat jam 10,dilihatnya Leonard keluar dari ruangannya diikuti Carlos menuju mobil yang sudah disiapkan staf keamanan....
Skip....perjalanan menuju hotel Ramos...
sesampainya di lobby hotel meraka disambut dengan sekertaris tuan Cristian langsung mengarahkan ke ruang rapat di lantai atas menggunakan lift khusus.....
Ting....
sesampainya didepan ruangan rapat, mereka langsung masuk kedalam ruang rapat.....
Dilihatnya didalam ruangan sudah ditunggu tuan Cristian dan laura....
Deg....
"Tidak asing dengan parfum ini"batin laura
Leonard dan Carlos memasuki ruang meeting tap...tap...tap... suara langkah kaki mereka....
Deg.... Mata mereka bertemu sekian detik Laura langsung memutuskan pandangan mereka....
"s**t,dia lagi,pasti Daddy yang sudah merencanakan-Nya,sambil melihat kearah sang Daddy"batin laura,sang Daddy hanya tersenyum...
"Selamat siang Mr Rayan,selamat datang di kantor sederhana saya ini"ucap Cristian sambil berjabat tangan dengan Leonard...
"Selamat siang tuan Cristian,senang bertemu dengan anda" jawab Leonard sambil berjabat tangan dengan Cristian....
"baik-lah Mr Rayan , perkenalkan ini putri sulung saya Laura Kiehl Ramos"sambil melihat kearah anak gadisnya....
"kami sebelumnya sudah saling mengenal tuan Cristian,benar kan honey,ah maksud saya nona Laura" jawab Leonard sambil menyodorkan tangan kearah Laura mau tidak mau Laura menerima uluran tangan Leonard....
sedangkan Laura hanya bisa mendengus kesal apa yang baru saja dia dengar....
"Oh ternyata kalian sudah saling kenal" ucap Cristian berpura kaget....
"iya,kalau kau mengizinkan saya melamar anak anda tuan Cristian saya akan langsung memintanya menjadi istri saya"jawab Leonard to the points...
sedangkan Laura melotot tidak menyangka apa yang diucapkan Leonard meminta dirinya dihadapan sang Daddy....
"Anda bisa saja Mr Rayan"jawab Cristian....
" baiklah perkenalan telah selesai,sebaiknya kita membahas tentang kerja sama yang akan kita kerjakan" lanjut Cristian...
"silahkan duduk tuan-tuan rapat akan segera dimulai" ucap sekertaris Cristian....
"Baiklah meeting hari ini membahas tentang kerjasama kita, mengenai proyek pembangunan hotel yang ada di San Deigo . San Deigo terkenal dengan kota pantainya di California Selatan yang terletak di sudut barat daya daratan Amerika serikat. Maka dari itu kami selaku pemilik hotel menyerahkan tanggung jawab kami kepada tuan loenard selaku pimpinan perusahaan dibidang teknologi instruksi untuk membangun hotel tersebut" ucap tuan Cristian
”baik-lah tuan terima kasih anda selaku pemilik hotel yang akan di bangun di San Deigo sudah mempercayai perusahaan kami untuk membangun proyek ini semoga kedepannya tidak ada kesalahan dalam pembuatan gedung hotel tersebut.Terima kasih banyak tuan .Tapi saya butuh seseorang dari pihak anda untuk menemani saya untuk meninjau lokasi yang akan di bangun tuan" jawab Leonard.... seraya matanya memandang kearah Laura tanpa berkedip sama sekali....
"Baiklah tuan untuk itu saya sudah mempersiapkan putri saya untuk ikut meninjau lokasi tersebut bersama Selena" ucap Cristian mengagetkan Laura
"kenapa harus aku dad yang kesana sekertaris Daddy saja,aku tidak mau" sergah Laura menolak keputusan sang daddy....
"tidak bisa sayang kau dan Selena harus ke sana Daddy percaya pada kalian bisa mengurus masalah proyek ini" ucap Cristian tidak bisa di ganggu gugat.....
”*ini yang aku mau Terima kasih God mempermudah aku dalam mendekatinya” batin Loenard tersenyum puas kearah Laura yang menatapnya geram....
"itu mau mu kan . Dasar tuan gila" batin Laura,seraya memanyunkan bibirnya membuat leonard gemas melihat nya*...
"baik lah aku terpaksa harus ikut ke sana. Baiklah meeting siang ini selesai dilanjutkan dengan makan siang" ucap Laura.....
"Sisil,tolong panggilkan pelayan hotel untuk menyediakan makan siang untuk mereka semua" panggil Laura sambil berbisik kearah sekretaris yang berada sampingnya ...
"iya nona". ucap sekretaris melangkah keluar dari ruangan meeting menuju restoran bawah yang ada di hotel ini....
"dad aku permisi dulu aku ingin makan siang bersama Selena”bisik Laura kepada sang Daddy....
"tidak sayang itu tidak sopan" ucap Cristian seraya menggelengkan kepalanya sebagai tanda jawaban sang Daddy....
"Hufffft"Laura mendengus kesal kepada sang daddy...
"kenapa nona Laura kau seperti-nya tidak suka berada di ruangan ini" ucap Leonard seraya menatap tajam Laura....
"Tidak apa-apa tuan” jawab Laura sambil tersenyum paksa....
Dari arah luar terdengar suara langkah kaki. menuju ruangan rapat ternyata para pelayan menyiapkan makan siang.....
”silahkan tuan-tuan dicicipi jangan sungkan-sungkan" ucap Cristian menyuruh mereka untuk makan siang....
”baiklah tuan Cristian terimakasih banyak” jawab Leonard sambil tersenyum....
skip makan siang.......
selama makan Leonard terus menerus memperhatikan cara Laura makan kadang tersenyum sendiri....
sedangkan Cristian melihat Loenard yang memperhatikan Laura tanpa berkedip sama sekali,sudah menduga kalo tuan muda Rayan menyukai putrinya.....
"semoga kalian bahagia,tidak ada penghalang untuk kalian bersama”batin Cristian seraya dengan mata yang berkaca-kaca....
selesai makan siang.....
"baik lah tuan terima kasih atas makan siangnya, meeting siang ini sudah selesai" ucap Carlos seraya menutup rapat ini,menjabat tangan tuan Cristian....
"sama-sama tuan Carlos dan tuan leonard" seraya membalas jabat tangan Carlos....
"thank you atas makan siangnya.Calon mertua'' ucap Leonard seraya berjabat tangan Cristian,Cristian hanya tersenyum sedangkan Laura mendengus kesel dengan tuan gila ini....
" No problem calon mantu" ucap Cristian seraya menjabat tangan sang calon mantu tersenyum kearah Leonard....
"terima kasih nona cantik" ucap Leonard sambil mengulurkan tangannya seraya menggoda Laura,...
”sama-sama tuan leo" ucap Laura menjabat tangan Leonard....
"permisi tuan nona" ucap Carlos mempersilahkan Leonard melangkah keluar terlebih dahulu diikutin yang lain...
mereka semua memasuki lift menuju lantai bawah....
**Ting bunyi lift......
To the continued....