Tidak seperti pagi-pagi sebelumnya. Adrian yang biasanya terbangun di kamar tidur Apartemennya, pagi ini terbangun di rumah sakit. Setelah mengerjapkan mata beberapa kali, barulah Adrian sadar bahwa semalam ia tertidur di rumah sakit karena statusnya sebagai pasien rawat inap. Namun hal yang paling berbeda yang Adrian temui pagi ini adalah, keberadaan seseorang disampingnya. Dia yang biasanya terbangun seorang diri, kini memiliki oranglain yang tidur dengan kondisi duduk dan menyenderkan kepala di tepi tempat tidurnya. Rupanya, semalam Ara tidak kembali ke rumahnya, dan memilih untuk menemani Adrian semalaman di rumah sakit. “Kenapa Ara ada disini? Semalaman dia disini? Kenapa tidak pulang? Apa Ibu..??” Adrian menatap lekat wajah mungil milik Ara, wanita yang akhir-akhir in

