Nayna keluar dari kamar hotel Donatan dengan wajah kusut, berbicara sampai mulut berbusa pun tidak mampu membuat Donatan mengakui jabang bayi dalam kandungan Eka. Pilihan telah ditentukan, mereka sepakat untuk melakukan tes DNA untuk mengetahui kebenarannya. Dia wanita, kelak entah itu kapan dia juga akan menjadi Ibu. Dia tidak ingin kejadian yang pernah dialami sang mommy juga dialami orang lain apalagi itu sahabatnya, maaf 'mantan sahabat' . Dia tau betul bagaimana beratnya menjadi single parent meskipun pada akhirnya sang mommy dan daddynya bersatu kembali. "Nayna?" panggil seseorang membuat Nayna berhenti. Nayna menoleh mencari asal usul suara, sebuah tepukan di punggungnya membuat Nayna berbalik. "Aunty Tasya?" Ucap Nayna tak percaya dengan siapa yang berada dihadapannya. Natasya

