Nayna sudah menunggu Chiko untuk menjemputnya. Siang ini mereka akan melakukan fitting baju untuk pertunangan mereka yang akan diadakan satu bulan lagi. Memang terlalu cepat bagi Nayna,tapi tidak dengan Chiko. Dia ingin sekali cepa- cepat menjadikan wanita cantik itu resmi menjadi Nyonya Machiko. Nayna sangat kesal menunggu di ruang tamunya, ini sudah li30ma belas menit dia menunggu kedatangan lelaki itu, tapi batang hidung lelaki itu tak muncul juga. "Benar benar keterlaluan, aku sangat benci jam karet. Sangat mengesalkan," kesal Nayna mengubah posisi duduknya berkali-kali. Wanita itu mengecek ponselnya, terakhir dilihat media sosial Chiko masih tetap sama itu artinya dirinya belum membuka ponselnya lagi. Tinnn tinnn, suara klakson mobil membuat Nayna berdiri dan berjalan dengan kesal

