33

990 Kata

"Tidurmu membuatku gelisah, menunggu waktu yang memutuskan. Kamu akan kembali terbangun atau malah pergi, please kabulkan permintaan pertamaku, Sayang." ***** Sudah seminggu Katria dirawat, gadis itu masih koma dan tak kunjung membuka matanya, orang-orang yang berada di dekatnya masih setia menunggu dirinya sadar. Alvan, lelaki itu setiap hari berkunjung untuk menjenguk Katria, jika diizinkan supaya tidak sekolah, Alvan pasti akan sangat senang karena dapat menemani Katria selama 24 jam tanpa henti. "Sayang, bangun dong. Betah banget tidurnya. Aku kangen banget sama kamu, kangen dengar omelan kamu, kangen sikap manja kamu ke aku, bangun ya. Kalau kamu bangun aku janji gak bakalan ninggalin kamu sedetik pun." Alvan mengenggam tangan Katria dan mencium punggung tangan gadis itu. Memang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN