PENGACARA

1065 Kata

Déra dulu dia tak pernah melongok ke dapur, karena istrinya tak suka masak. Tak ada menu cinta dari istrinya. Kalau pun menyajikan masakan semua hasil masakan tiga mbok termasuk ibu mertuanya. Bahkan menyeduhkan kopi pun tak pernah Nazwa lakukan, semua sudah dilakukan pembantunya. “Ya buat princess lah. Apa ayam buat princess nggak dipotong-potong halus? Nanti dia dibikinkan ayam goreng tepungnya tuh seperti perkedel.” “Lalu sayurnya princess?” tanya Déra. Dia tahu tak mungkin makan tanpa sayur buat dia dan Riri. Itu kewajiban dari ibunda ratu. “Aku buatkan dia pecel,” jawab Tya ringan. “Anak sekecil itu dibuat menu makan pecel?” tanya Déra. “Iya. Kan aku sudah pesan sama mak Biyah bumbu pecel tanpa cabe sama sekali dan aku juga minta sama mak Biyah lumpangnya itu tidak boleh bek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN