‘’berhenti memikirkanku dan perhatikan dirimu sendiri dan urusanmu’’ Beberapa saat semuanya hening, aku tidak melihatnya sedikitpun, aku tidak mau melihat wajah busuknya. ‘’ya udah aku pulang, cepet sembuh ya’’ Reza pergi meninggalkanku setelah tangan hangatnya mengusap rambutku, aku tidak peduli dengannya. ‘’Raka aku merindukanmu’’batinku. ‘’keadaannya semakin parah’’ Tangisan kembali terdengar saat laki laki itu mengatakan hal yang seharusnya tidak dikatakan. Wanita yang telah mengandungnya, melahirkannya dan merawatnya hingga dewasa menangis tak tertahankan, anak yang sudah dia lindungi dalam rahimnya, anak yang sudah ia lahirkan dengan bertaruh nyawa, anak yang sudah dia rawat hingga dewasa kini akan menghadapi takdirnya. ‘’apa yang harus kita lakukan sekarang’’ ‘’ma, mama haru

