‘’adik, kakak boleh minta satu permintaan?’’ ‘’apa kak’’ Kedua saudara itu kini sudah bertumbuh dewasa, mereka layaknya seorang kakak beradik yang sangat bahagia. ‘’penuhi permintaan kakak’’ ‘’maksudnya?permintaan apa?’’ ‘’akan kakak beritahu jika sudah saatnya nanti tapi kamu harus berjanji’’ ‘’aku berjanji, kakak kan baik baik saja’’ ‘’percayalah takdir, tuhan sudah membuat perjalanan hidup kakak dengan baik, percayalah’’ Kini semuanya kembali sunyi, tidak ada kata yang terucap dari keduanya. Sang adik tidak tau apa yang akan diucapkan oleh kakaknya sebagai permintaannya. ‘’sayangi dia seperti dulu’’ Kalimat itu seperti menggantung yang memiliki arti yang sangat sulit untuk dicari. *** Aku terbangun dari posisi tidurku diatas sofa kamarku. ‘’hmm’’ Aku menggenggam lengan tan

