Bab 45

1566 Kata

Di dalam kamar, setelah meminta Tuan Admajaya pergi! Rangga Admajaya berkata pada istrinya Faranisa. “Kita tidak bisa menuduh Riyanti karena dia-” “Karena dia ibuku?” Faranisa memotong pembicaraan. “Dia bukan ibuku! Sekarang aku sudah tahu…” ucapnya lagi pada Rangga Admajaya. “Aku selama ini berbohong sedikit padamu. Aku melupakan beberapa ingatan, tapi aku sangat mengingat semua kejadian tentangmu.” Faranisa terdiam sejenak karena menunggu reaksi dari Rangga Admajaya. “Aku sudah tahu!” “Tapi kenapa kau mengikuti permainanku?” “Karena aku menginginkan anak-anak kita… aku bukan orang bodoh Faranisa, dan aku bukan tak mengetahui apapun yang kau lakukan. Tapi aku sedang mencoba memperbaiki apa yang sudah aku lakukan! Kesalahanku ingin aku tutupi… apa aku egois?” Faranisa menggeleng! “Maa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN