“Jangan mengatakan lelucon seperti ini lagi,” “Kenapa? Apa aku sangat buruk rupa hingga kau tidak mengakui aku? Kita tetap suami istri! Bahkan apapun yang terjadi! Persetan dengan adat. Kita sepupu yang tidak sedarah!” ucapnya dengan nada sinis! “Orangtuaku tidak akan menerima ini! Aku tidak bisa membiarkan mereka sakit. Cukup bagiku saat kehilangan bayi itu,” Aditia tidak ingin mendengar apapun. Dengan kesal dia menindih Nathalie lebih dalam dan memasukkan tangannya menggoda lebih gila. “Besok aku akan ke rumahku! Jika kau mengancamku lagi maka aku akan ikut mati bersamamu,” Aditia mengatakan itu dengan kesal karena dia selalu menghalangi dirinya dengan ancaman bunuh diri. “Tidak semua hal semulus yang kau pikirkan Tuan Aditia,” “Tapi tidak semua bisa melakukan apa yang kau inginkan

