BAB 23

1979 Kata

Beberapa jam kemudian, Gladis tampak siap dan menunggu di halaman rumah Aditya. Sembari merapikan bajunya kembali, ia a pun memanggil sopir pribadi Aditya itu. "Pak Diman... " panggil Gladis. "Iya non.. Sudah siap? " tanya pak Diman "Udah pak, bapak gak kenapa-napa nungguin saya nih, saya mau ke mall... Atau nanti bapak tunggu di mobil saja... " "Enggak non, saya ma teu nenaon, ini memang sudah tugas saya... Saya akan mengikuti non saja biar tuan Adit tidak khawatir non... Nanti saya yang dimarahin kalo non lepas dari pandangan saya... ." Gladis hanya tersenyum, walau memang dirinya merasa tidak enak pada semua asisten rumah tangga Aditya, tapi dia juga bosan jika berada di rumah terus. "Maaf ya Pak Diman, jadi merepotkan bapak... " "Teu nenaon non, ayo non kita berangkat.. " Gladi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN