Pagi pagi sekali ponsel Nayra sudah berbunyi awalnya Nayra hanya acuh lama kelamaan ponselnya tak berhenti berbunyi. Nayra pun menganggap tangannya di nakas mencari ponselnya berada. Baru akan mengangkat telpon suara dari seberang telpon membuat telinga nya sakit. "KAK NAYRA! KAK! WOY!" Nayra mengusap telinganya akibat pekikan dari Erland dan Tsania yang menelponnya pagi pagi buta. "Kak Nayra! Kak Nayra! Kak! woy Kak Nayra bangun Kak!" "Berisik!" kesal Nayra. "Hehe tugas udah selesai Kak." "Terus?" "Kakak nyebelin udah dikirim Bang Marvel dari berapa jam yang lalu mungkin sekarang udah sampai." "Iya iya." "Ngga ada ngucapin apa gitu?" "Iya makasih." "SAMA SAMA KAK NAYRA!" Tut tut tut Nayra memutuskan sambungan telpon sepihak telinga nya bisa rusak mendengar teriakan dari kedua

