"Tsania are you okay?" tanya Erland sambil mengangkat dagu Tsania menggunakan tangannya. "Hm," jawab Tsania dengan deheman. Erland menuntun Tsania untuk duduk di kursi koridor sekolah. Tsania menatap lapangan yang berada di depan matanya. Erland menyandarkan badannya kebelakang dan sedikit memijit pangkal hidungnya. "Tsania. Lo tau kan gue orangnya ramah. Dan gue cepat kenal sama orang. Tadi itu gue ngga sengaja lewat depan Kakak kelas dan dia ngajakin gue poto. Gue ngga enak nolak maka gue terima dan berakhir gue ngobrol sama gerombolan Kakak kelas tadi," jelas Erland sambil menatap Tsania dari samping. Tsania menoleh ke arah Erland mencari kebohongan di mata Erland namun tak ada. Erland mengangkat sebelah alisnya. "Gue ngga suka lo dekat sama cewek manapun. Gue cemburu Erland

