Setelah mengetahui tempat yang bernama akademi, aku jadi sering ke sana untuk melatih kemampuanku. Aku menjadi akrab dengan Aaron, tak ada salahnya mempunyai teman di mana pun. Soal gadis yang bernama Sheryn, dia sekarang selalu membuang muka jika melihatku. Semarah itukah dia kusebut cerewet? Dasar wanita! "Arjuna!" Aaron berlari ke arahku. "Ada apa?" Dia terlihat begitu bersemangat. Ah! Dia memang selalu bersemangat sejak aku mengenalnya. "Aku akan memperlihatkan sesuatu kepadamu." Tanpa menunggu persetujuanku, dia langsung saja menarik pergelangan tanganku. Aku pun hanya bisa mengikuti ke mana dia akan membawaku. Yang penting tidak dibawa ke kandang macan atau kandang buaya. Serem! Tapi, nogomong-ngomong, di sini ada hewan seperti itu tidak, ya? Hewan buas pamangsa daging. Aaron

