Raina berdiri di balkon kamarnya. Tangannya menggenggam erat pembatas pagar yang berada di depannya. "Gue benci lo dan anak lo Azalea. Gue takut karena anak lo itu kasih sayang Alzio untuk Azka akan berkurang. Gue takut Alzio lebih pentingin lo dan anak lo daripada gue dan Azka." Ucap Raina. "Gue akan lakuin apapun untuk nyingkirin anak lo." Lanjut Raina. ***** Pagi ini, Alzio telah bersiap - siap menggunakan setelan jas miliknya. Azalea duduk bersandar di ranjangnya. Sedaritadi ia tidak boleh kemanapun oleh Alzio. "Kak Zio, pasti mamah udah nungguin kita di bawah." Ucap Azalea. "Aku akan bawakan makanannya ke sini Azalea." Ucap Alzio sambil membenarkan dasi berwarna merah miliknya. Azalea mengerucutkan bibirnya kesal. Cup "Aku keluar dulu ngambil makanan." Ucap Alzio setelah meng

