Bab 13

1045 Kata

Helaan nafas panjang pun keluar dari mulut Syakila. Saat ia melihat Rachel lah yang duduk di ruang keluarga. Bukan Alvin, seperti yang diinginkannya. Akan tetapi, Syakila tetap masuk dan duduk. Mengatur laju nafasnya agar bisa bernafas dengan baik seandainya Rachel mengucapkan kata-kata yang menyakitkan. "Sya, aku meminta maaf telah membuatmu terperangkap dalam pernikahan bersama Alvin. Sehingga …." "Tidak apa-apa. Kata ayah ini adalah hukuman untukku. Sekarang lanjutkan poin selanjutnya. Karena aku tidak memiliki banyak waktu," tutur Syakila cepat. Agar Rachel tidak banyak berbicara dan cukup mengucapkan inti permasalahan saja. Rachel memejamkan matanya kuat. Sebagai pelampiasan marahnya kepada Syakila yang terlihat angkuh. "Baik. Kalau memang itu yang kamu inginkan." Rachel menegak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN