Tara terus diam selama perjalanan, kepalanya bahkan Tara sandarkan pada jendela taksi. Pikiran Tara entah ke mana saat ini, namun Tara segera menghentikan taksinya ketika ia melihat sebuah toko serba guna. Toko yang terlihat sangat lengkap untuk Tara membeli kebutuhan yang akan ia perlukan selama menginap. Tara memikirkan semua anak-anak, sehingga Tara membeli banyak sekali makanan, buku dan mainan untuk mereka. Tara memilih memikirkan anak-anak dan lebih menyenangkan memikirkan mereka, dari pada memikirkan pria dan wanita yang ada di Mansion saat ini. Tara sama sekali tidak bisa melepaskan bayangan keduanya saling tertawa dan bercengkrama bersama. Tara membuang nafas lalu mengusir segala pikiran konyolnya, ini baru dini hari dan pikirannya sudah dipenuhi dengan pikiran negatif. Tara m

