Satu Langkah Menjelang Pertarungan

1321 Kata

Kak Sarah berdiri di posisi yang sama denganku. Apa yang aku lihat, itu juga yang ia lihat. Apa yang aku rasakan, itu juga yang ia rasakan. Hanya saja, tatapan mata kak Sarah, sangat tajam. Selain itu, tak ada ketakutan yang berarti, di dalam manik matanya yang hitam pekat. *** "Bakar dia hidup-hidup! Biarkan tulangnya menjadi arang. Lalu gunakan untuk memanggang kambing guling kegemaranku!" teriak seseorang terdengar sangat gembira di balik teriakan kesakitan seorang wanita yang tidak tampak parasnya. Aku tidak dapat berbicara normal dengan kak Sarah. Hanya saling pandang dan berbagi informasi dengan menggunakan gerakan bibir sederhana. "Hentikan! Saya mohon, Tuan! Jangan lakukan itu kepada istri saya! Dia tengah hamil besar, Tuan," ratap seseorang terdengar sudah tidak berdaya. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN