Mama

745 Kata

Rintik hujan terdengar jatuh berat di atas seng rumah. Iramanya mengusik telingaku hingga terpaksa untuk membuka mata. Sesaat setelah sadar, ternyata aku tergeletak di atas pangkuan seorang wanita asing yang sama sekali tidak aku kenali. Wajahnya sangat indah, seperti langit yang penuh dengan pelangi. Walaupun tidak menggunakan make up dan lipstik pada dirinya. Wanita itu tersenyum dengan wajah bidadari yang indah. Manik matanya tampak berkilauan dan sinar ketulusan tergambar jelas pada mimik mukanya yang memesona. Ketika aku menatapnya, aku merasa seperti sedang berdiri di muka cermin. "Kamu pasti sangat lelah dan ketakutan, Nora?" tanyanya dengan nada suara super lembut. "Sabar ya, Sayang! Kamu pasti bisa melaluinya dengan baik." "Siapa?" tanyaku penasaran karena baru pertama kali me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN