"kenapa Mami memaksa dia datang? Kenapa Mami?" Pertanyaan Andre nyalang, melihat aku yang masih diam mematung di tengah mereka. Tante Delila memutar bola mata bosan. "Jika bukan Mami lalu siapa lagi? Kamu? Kamu tidak bisa diharapkan sama sekali." Jawab Tante Delila acuh saja walau Andre terdengar ingin marah, tapi dia masih sadar kalau yang tengah bicara dengannya adalah sang Mama. "Mami juga tidak perlu bertindak sejauh ini!" Andre terdengar frustasi. "Ini tidak terlalu jauh, rumah Luna dekat kalau pakai mobil." Entah kenapa aura Tante Delila yang kemarin sama yang sekarang sangat berbeda. "Mami tahu bukan itu maksudku?" Andre kembali menatap kearahku, lalu kearah Maminya. "Bibi! Bawa Luna kekamarnya." Perintah Tante Delila membuat seorang wanita seumuran Tante Delila datang dengan t

