Part 25

1571 Kata

"Apa yang kamu lakukan? Kamu! Astaga! Kenapa tangan kamu begitu?!" Bilal menunjuk ke arah tangan Liham yang berada di p****t Chana. Randra masuk dan hendak meraih tubuh Chana kecil yang sedang menangis pilu. Sret "Uhm?" Anggota keluarga lain melihat bingung ke arah telapak tangan kiri Liham, ada sesuatu berwarna kecoklatan menempel disana. "Apa itu? Kamu pakai pelumnas?!" Alan melotot marah. "Aku bilang apa?! Kamu pasti mengajarkan dedek Chana hal kotor! Tapi aku tidak menyangka bahwa kamu telah sejauh ini!" Bilal ikut marah. Ben ingin maju dan menerjang Liham. Sedangkan Popy seperti orang linglung. "Hah? Pelumnas?!" bingung Liham. Dia terlihat berpikir lalu dia sadar bahwa keluarganya sedang marah kepadanya. Liham langsung mengerti apa yang terjadi. "Kakek Lan! Kakek Lan! Jijik!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN