Greg menuju ke ruang kerjanya agar dapat berbicara dua mata dengan bude Karsimah. Greg duduk dibalik meja kerjanya dengan fikiran yang jauh berkelana memikirkan jalan agar dirinya dapat segera menemukan Ica. Greg mempersilahkan bude Karsimah untuk duduk, setelah sebelumnya Bude Karsimah mengetuk pintu terlebih dahulu. Begitu Bude Karsimah duduk, Greg tanpa basa basi langsung mengajukan pertanyaan kepadanya. “Katakan kepada saya dengan sejujurnya, dimana Ica berada?” kata Greg dengan tatapan yang tajam diarahkannya kepada Bude Karsimah. Bude Karsimah merasa takut dan ragu untuk mengatakan keberadaan Ica yang sebenarnya di mana. Namun, dirinya juga tidak tega melihat anak majikannya yang sakit dan terus-menerus memanggil Ica. Bude Karsimah menautkan jemearinya yang besar di

