Rencana Bertemu

1039 Kata

Nadia membuka mata dan langsung bingung saat mendapati dirinya ada di rumah sakit. Gadis itu menoleh, saat itu juga keterkejutannya bertambah saat melihat Darren menyandarkan kepala di ranjangnya. Kedua mata elang itu terpejam, bulu mata lentik nya tidak bergerak menandakan sang empunya terlalu pulas dalam buaian mimpi. Nadia mengurungkan niatnya untuk bergerak, gadis itu memilih diam saja, takut mengganggu tidur kakak iparnya. Namun, tanpa sengaja tangannya bergerak menyenggol lengan Darren dan membuat pria itu membuka mata. Darren membelalakkan kedua netranya dan langsung memencet tombol untuk memanggil dokter saat tahu Nadia sudah sadar. "Tunggu sebentar ya, Nad. Dokter akan segera sampai dan memeriksa kamu, semoga kondisimu sudah baik-baik saja," kata Darren dengan suara lembutnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN