Pras dan Dahlia (Bag.1)

224 Kata

"Lia, kamu tahu kenapa saya yakin ingin menikahi kamu? Padahal, umur pendekatan kita bisa dibilang baru seumur jagung." "Kenapa, Mas? Saya nggak tanya karena saya sendiri nggak punya jawaban jika ada pertanyaan seperti itu tertuju ke saya." Pras hanya tersenyum. Memandang wajah ayu gadis di sampingnya dengan mata berbinar-binar. "Karena saya berdoa. Dan hati saya menjadi yakin sama kamu." "Mungkin benar kata banyak orang. Tempat terbaik meminta keyakinan adalah Sang Kuasa. Dan buktinya, kita berdua sama-sama diberi kekuatan hati untuk saling menerima satu sama lain." "Saya bersyukur bisa bertemu dengan kamu. Berkenalan, dan jatuh cinta. Kamu memberi satu pembelajaran lagi buat saya mensyukuri nikmat Sang Pencipta." Ganti Dahlia yang merekahkan senyum semanis gula jawa. Wajah cantik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN