Bisakah aku berteman denganmu? *** Setelah mengintrogasi habis-habisan Arya, Dwiko langsung paham dan menjauhkan pikiran buruknya. Dwiko sedikit heran kenapa Arya sampai harus kabur hanya karena di suntik. Panggilan telfon dari ponsel Dwiko berdering membuat Dwiko merogoh saku celananya dan menjawab panggilan tersebut. Melihat nama yang tertera di ponselnya membuat Dwiko membelalak. Dia melupakan menyampaikan berita bahagia bahwa Erin sudah sadar pada istrinya. "Halo, Assalamualaikum bunda, bunda sekarang dimana, ayah akan jemput bunda." "Wa'alaikumsalam, memangnya kenapa, Yah? Erin baik-baik aja kan?!" panik bunda Erin di seberang sana. "Erin baik-baik saja, Erin udah siuman bunda!" "Benar itu ayah?! Kalau begitu bunda akan kesana sekarang." "Tidak, ayah aja yang jemput bunda.

