Mobil memasuki garasi rumah yang Amel tidak tahu milik siapa, menatap sekitar yang membuat Amel sedikit tahu dimana mereka berada. Pandangannya beralih pada kursi penumpang dibelakang, membuatnya menelan saliva kasar dimana keadaan Vina bisa dikatakan tidak baik-baik saja. Posisi Vina saat ini adalah depan dan belakang terdapat p***s, Amel sama sekali tidak menyangka sahabatnya bisa melakukan hal seperti ini dan yang lebih membuat Amel tidak tahan adalah p***s mereka besar-besar, hal ini mengingatkannya pada mantan suaminya, Suherman. “Buka pakaian kamu.” Amel menatap Gio yang sudah telanjang “Kita keluar sekarang, kalian mau disini atau keluar?” “Kau mengganggu saja, bawa dia keluar nanti kita juga keluar.” Salah satu pria mengatakan dengan nada kesalnya. Gio memberi kode pada Amel un

