Ghibran telah menyelesaikan kegiatan di dapur. Dia tampak menata semua makanan di atas meja. Tidak banyak yang dimasak. Semur daging dan capcay tampak mengisi meja itu. Tidak lupa beberapa jenis buah-buahan dan piring kosong yang juga ikut serta mengisi meja makan. Pria itu menuangkan air ke dalam gelas panjang, lalu meletakannya di atas meja. Setelah semua tertata rapi, dia beranjak menuju kamar. Dibukanya pintu kamar itu dalam satu kali dorongan, bertepatan dengan Yasmin yang baru saja keluar dari kamar mandi. "Aaarrrghh!" jerit Yasmin saat menyadari Ghibran yang berdiri di ambang pintu sambil masih memegang handel pintu itu. Terbelalak saat melihat Yasmin yang hanya memakai handuk, dengan refleks Ghibran menutup kembali pintu kamar itu. Sebenarnya dia tidak masalah, tetapi karena

