Setelah dari pemakaman abi, Ghafi dan Fahri pulang kerumah abi untuk beristirahat. Abi menyuruh Ghafi untuk istirahat dikamar Adeeva sedangkan Fahri dikamar tamu. Karena Ghafi belum mau diajak pulang ke Jakarta untuk menemui isterinya yang sangat mengkhawatirkannya Ghafi pov. Aku masuk ke kamar Deeva. Jadi inilah kamar yang Deeva tinggali selama ini. Dalam hatiku sebenarnya sangat merindukannya,tapi aku tak sanggup untuk berhadapan dengannya saat ini. Kulihat-lihat seisi kamar Deeva dan aku melihat ada bingkai foto Deeva bersama Aiza saat dirumah sakit. “ Merekalah hartaku yang kusia-siakan selama ini, aku menyesal telah membiarkanmu pergi dalam keadaan hamil waktu itu, aku tak menyadarinya didalam perutmu ada putri cantik kita sayang maafkan suamimu yang bodoh ini.” Aku bergumam send

