Untung, Sayang...

1350 Kata

Abi keluar dari kamarnya sambil terkekeh geli, membuat Kayra yang sedang duduk menatap keheranan, "Kesambet setan apa kamu?" ejek Kayra, "Ya elah, suami sendiri di katain kesambet," gumamnya. Sambil mendudukan pantatnya di kursi, dengan meja bulat di depannya. Abi membalikan piring, mengambil nasi dan lauk sarden, cuma itu aja makananya, maklum aja mereka di paksa mandiri, yang biasanya apa-apa di bantu asisten kini mereka harus saling bahu membahu mengerjakan kerjaan bersama. "Bi, ponselmu berisik," protes Kayra, Abi cuma nyengir, sambil menikmati makanannya. Abi mengambil benda pipih tersebut, lalu menyerahkan ke Kayra. Kayra menatap Abi tak paham, "Buka aja," suruh Abi, Kayra mencebikkan bibirnya, ia lalu mulai mengusap-usap benda pipih tersebut, Abi menyuapi Kayra, "Lah, kamu la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN