Billy berlari dengan cepat menghampiri Anne dan menggendongnya masuk ke dalam mobil. Dibaringkannya Anne di jok belakang mobil dan ia mengambil minuman yang ada di mobilnya, lalu ditunggunya dengan sabar, sampai Anne tersadar. Tak berapa lama kemudian, Anne pun akhirnya sadar dari pingsannya. Mata indah Anne berair, saat teringat kalau ia sudah kehilangan Luke. Dengan gerakan yang lemah Anne pun duduk bersandar pada sandaran jok mobil. Suara Anne terdengar lirih di telinga Billy, “Mengapa aku harus jatuh cinta sebegitu dalamnya kepada Luke?, mengapa aku harus kehilangan cintaku?. Tidakkah aku juga berhak bahagia bersama dengan Luke?. Mengapa hidup tidak adil untukku?” Billy menarik Anne ke dalam pelukannya dan dibiarkannya wanita yang sedang patah hati dalam pelukannya ini menangis teri

