Luke memamdang ke arah Billy dengan pandangan geram, akan tetapi ia menahan kemarahannya untuk menegur sahabatnya itu. Ia dengan santai berjalan ke luar dari dalam kantor polisi. Ia yang sudah lama tidak menyentuh rokok, mendadak keinginan untuk merokok itu kembali muncul. Ketika dilihatnya ada seorang petugas polisi yang tengah menghisap rokok, iapun menghampiri polisi itu. “Permisi!, bolehkah saya meminta rokoknya sebatang?” tanya Luke kepada petugas polisi itu. Petugas polisi itu menoleh ke arah Luke dan menatapnya dengan tajam. “Tentu saja, ini!” sahut polisi itu seraya mengulurkan sebatang rokok ke arah Luke, yang langsung diterima oleh Luke dan setelah rokok itu menyala iapun menghisapnya dengan nikmat. Begitu dilihatnya Billy dan pengacaranya ke luar dari dalam kantor polisi dan

