Luke dan Billy menatap marah pengurus rumah yang ditunjuk oleh Billy untuk bertugas di rumah Anne. “Apa yang kamu bicarakan, sekarang siapkan makan siang yang tadi kuminta kepadamu.” perintah Luke kepada pelayan yang bernama Lilianne dan juga dipanggil Anne, tersebut. Setelah sang pelayan kembali masuk ke dalam rumah, Luke dan Billy pun duduk di teras tersebut, keduanya tidak mempedulikan badan mereka yang masih sakit, setelah berkelahi tadi. Keduanya terdiam dan memandang ke kejauhan. … Anne yang duduk di bagian belakang bis, tiada hentinya menangis. Ia merasa berat untuk meninggalkan kota kelahirannya dan juga makam dari orang-orang yang dicintainya. Namun, untuk tetap berada di sana pun juga berat bagi Anne. Setelah beberapa jam, akhirnya bis yang ditumpangi Anne berhenti di perhent

