Gigih benar-benar sudah terlalu cinta pada Chiko. Gigih sudah benar-benar terikat sekarang. Terikat untuk tidak lepas dari Chiko selamanya. Kalian dengar itu? Selamanya. Bagi anak tunagrahita, selamanya berarti selamanya. Terus bersama tanpa jeda. Selalu bersama tanpa henti. Gigih ingin mengikat Chiko untuk dirinya sendiri, bahkan ketika Chiko ke kamar mandi, Gigih akan selalu ikut. Tetapi Chiko tidak seaneh itu. Chiko juga butuh privasi. Dia butuh waktu sendiri ketika sedang marah. Kalau diganggu ketika sedang marah, maka ucapannya bisa sangat menyakitkan. Tetapi, Gigih tidak pernah tersakiti karena ucapan Chiko. Gigih hanya merasa kesal ketika Chiko menjauh. Sekarang Gigih lebih aneh lagi. Gigih bisa balik menantang ketika Chiko mengusir. Chiko sempat pusing juga. Sekarang Gigih berani

