Keesokan harinya, Brendan sudah diizinkan pulang oleh dokter yang menanganinya, dan juga atas permintaan pasien itu sendiri yang merasa tidak betah berlama-lama dirawat di rumah sakit dan ingin segera pulang ke rumah. Dengan bantuan Morgan, Brendan dan Jessica pulang ke rumah menaiki mobil milik pria itu. Pria yang menunjukkan sikap bahwa ia begitu peduli pada Brendan, hingga membuat keduanya tidak enak untuk menolak. Selama di perjalanan menuju rumah kediaman Brendan dan Jessica, ketiganya terlibat obrolan ringan. Namun, siapa yang menyangka bahwa di dalam pikiran Morgan saat ini, pria itu berniat ingin sekali mencelakai Brendan agar ia memiliki kesempatan untuk dekat dengan Jessica lebih lama lagi. Terlebih hati Morgan terasa panas ketika melihat kemesraan Brendan dan Jessica yang

