24. jebakan?

1139 Kata

?? ~Still unhappy~ Ivo memeluk putrinya yang masih syok. Semua dalam keadaan tegang. Semua tak tahu kemana perginya Juna. Dan mendadak pula Darrel pun sulit dihubungi. Damanik berjalan mondar-mandir. "Sebenarnya ini aneh kan Om? Mengapa tiba-tiba Jennie bisa kabur dari panti rehab? Dan Jennie ditemukan di tempat yang berbeda?" Utara memecah keheningan dengan asumsinya. Damanik mengangguk,"Ya, Om juga berpikir kesitu. Tapi yang menurut Om nggak habis pikir, ngapain Juna datengin Jennie lagi? Dee, kamu di kasih tahu tentang ini?" Dee menggeleng lemah. "Anak itu..." dengus Damanik. "Juna kayaknya emang nemuin Jennie Om," cetus Utara. Dee melotot ke arah Utara. Padahal sahabatnya itu sudah dia wanti-wanti tentang telpon Jennie yang ia terima. Bahwa siapapun tak boleh ada yang tahu. T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN