Bab 20 - Rintangan Semakin Berat

1436 Kata

Karin megap-megap tidak karuan. Tangannya menggapai-gapai benda apa pun di sekitarnya berharap ia bisa menahan hisapan lumpur yang menjerat tubuhnya. Namun semakin ia bergerak, semakin cepat pula ia terhisap ke dalam. Ia pun semakin panik. “Teman-teman, aku harus bagaimana sekarang? Tolong aku!” pekik Karin sambil terus meronta. Semua berpikir keras. Tadinya Koi ingin meraih tangan Karin menggunakkan tangannya. Tapi Denis langsung mencegahnya. Ia bilang itu terlalu beresiko. Tubuhnya bisa ikut terhisap juga bersama Karin nantinya. “Lalu kita harus bagaimana? Kita harus cepat-cepat menolong Karin sebelum terlambat!” protes Lizy pada Denis. Denis berpikir keras. Ia ingat ia pernah mempelajari sesuatu tentang pasir hisap. Mungkin cara penanganannya agak mirip. Ia pun langsung menghadap Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN