Yuma kembali mendekat ke arah Ryu yang masih saja senyum senyum sendiri memperhatikan ponselnya. “Jangan lupa hari ini jadwal fisioterapis,” ucap Yuma. Ryu mengangguk. Ia selalu semangat setiap kali jadwal terapi dan rehabilitasi. Ingin rasanya kembali merumput dan berlarian di lapangan hijau. Ia lalu berganti pakaian dan bersiap melakukan fisioterapi. Fisioterapis yang datang secara rutin melakukan terapi manual dan mengawasinya melakukan latihan gerak. “Sudah datang,” Yuma mengantarkan fisioterapis tersebut ke ruangan khusus. Ryu langsung berbaring di atas massage bed. Ia membiarkan fisioterapis itu melakukan tugasnya dengan memijat bagian tubuhnya yang mengalami gangguan. Beberapa kali fisioterapisnya itu juga menggerakkan pahanya. Cara ini dilakukan untuk meningkatkan rentang g

